UMS Launching Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU)

  • Post author:
  • Post category:Artikel

UMS – Dalam rangka meningkatan kualitas kesehatan masyarakat kampus, Tim Health Promoting University Universitas Muhammadiyah Surakarta (HPU UMS) melakukan launching Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) dilingkungan kampus UMS. Acara yang dihadiri oleh Pimpinan Universitas dan Fakultas, Ketua HPU UMS dan Nasional serta Dinas Kesehatan Sukoharjo berlangsung pada Kamis, 28 Oktober 2021 di Auditorium Muh Djazman.

Dalam sambutanya, Prof EM Sutrisna selaku WR IV UMS menyampaikan dukungan penuh pada program ini sebagai upaya untuk mewujudkan masyarakat kamus yang sehat. Sebagai program awal, dalam waktu dekat, UMS akan menyelenggarakan medical check-up untuk dosen dan karyawan sebagai upaya untuk mendapatkan data mengenai kualitas kesehatan civitas kampus. “Dalam waktu dekat, kami minta pada Divisi Medical Check-up menyelenggarakan medical check up, khususnya untuk dosen dan karyawan. Hal ini penting mengingat peningkatan jumlah penderita penyakit tidak menular yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun di UMS” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Prof Yayi Suryo Prabandari yang juga Ketua HPU Nasional menjelaskan bahwa program Posbindu ini adalah ruh dari kegiatan HPU. Hal ini karena Posbindu dilakukan dengan prinsip pelibatan partisipasi masyarakat dalam rangka menjaga kualitas kesehatan. “Program ini dibangung berdasarkan sinergi dan kolaborasi semua pihak. Jika program ini dilaksanakan dengan baik, maka saya yakin mahasiswa akan dapat beraktivitas dengan sehat dan mengembangkan kreativitas. Sedangkan bagi dosen akan mampu  produktif  untuk mengembangkan karya akademis menuju kampus berkualitas” harapnya.

Selain acara launching Posbindu, dalam acara tersebut juga dilakukan pengukuhan tiga duta muda kesehatan mahasiswa UMS yakni Rahma Auliannisa dari Fakultas Kedokteran Gigi, Farhan Dhio Yanuarsyah dari Fakultas Kedokteran  serta Raudhatus Shofy R dari Profesi Fisioterapi. Tiga duta ini merupakan hasil seleksi yang dilakukan pada 18 Oktober yang bersaing dengan 26  nominator. Tugas utama dari duta muda kesehatan ini adalah melakukan promosi kesehatan ditingkat mahasiswa melalui berbagai media. Dengan begitu, harapannya semua elemen masyarakat kampus akan terjamin kualitas kesehatan, baik fisik, mental, sosial maupun spiritual. (agt)